Senin, 22 Mei 2017

Tetangga Baru

Entahlah, kalau di fikir lagi.. Hal menarik apa yang bisa di lihat dari tetangga baru itu! Kalau diingat saat pertama kali datang, sampai sekarang.. Sikapnya tidak berubah.

Ups.. Gak baik ah ngurusin idup orang. Ngurusin diri sendiri aja susah nyooo minta ampyun.

Ini nih, yang bikin kita sia-sia. Capek-capek cari pahala, tapi yang di dapat cuma dosa. Astagfirullahul  adzim..

Terserah aja dia orang mau ngapain. Yang penting kita nya. Orang lain, punya cara pandang dan kaca mata yang berbeda melihat sesuatu  itulah mengapa, apa yang kita fikirin nih, belum tentu tuh orang mikirin.

So what??!

Pekerjaan sia-sia. So, mulai dari sekarang berfikir lah positif, bukan untuk orang lain,  tapi untuk diri sendiri.

Mau itu tetangga baru sombong, belagu, songong.. Itu haknya dia. Yang penting, kita tidak seperti itu

Udah dulu, ah. Bosen juga ngomongin orang yang gak penting

Menulis adalah ungkapan hati, daripada di pendam membuat hitam, lebih baik di ungkap biar tetap jernih.

Minggu, 30 April 2017

Konsisten

Menjadi orang konsisten itu tidak selalu mudah. Ada banyak hal yang harus di korbankan.

Sudah lebih dari satu tahun, saya senang dengan menulis. Walaupun Menulis bukanlah hal yang baru bagi saya, akan tetapi masih banyak hal-hal yang harus saya gali dan pelajari.

Saya pernah menginvestasikan beberapa lembar uang, hanya untuk belajar cara menulis yang benar. Investasi itu, bukan sekali atau dua kali. Bahkan berkali-kali, jika saya merasa kemampuan saya belum cukup.

Beberapa bulan belakangan ini, saya mulai jenuh dengan tulisan. Saya melirik bisnis online. Dalam satu waktu, saya masuk kedalam 2 bisnis online. Ya, walaupun 2 bisnis itu berbeda. Satu kosmetik dan yang satunya makanan.

Dari bisnis online ini saya juga belajar banyak. Bahwa, apapun yang kita lakukan tidak boleh setengah-setengah.

Saya merogoh kantong lebih dalam untuk dua bisnis online saya tersebut. Beberapa lembar uang melayang.

Bukan, bukan karena nominal uang. Saya belajar mengerti,  mencoba memahami tentang arti kerja keras dan konsisten.

Ternyata, dalam bisnis online pun saya dihadapkan pada pilihan tentang tulisan. Bagaimana cara saya menjual produk lewat tulisan.

Konsisten itu penting sekali. Saya mulai gamang. Entahlah, apa yang benar-benar diinginkan.

Kembali, saya mulai membaca selembar kertas yang terpajang di dinding kamar. Tentang pertama kali, saya belajar menulis.

Satu hal yang baru saya pahami. Bacalah dulu, lalu tuliskan.. Baca dan baca lagi.. Tuliskan.

Apalagi, kurang dari 1 bulan ini ramadhan di depan mata. Apa yang sudah saya siapkan??

Konsisten. Konsistensi untuk terus membaca. Membaca apapun, agar bisa menuangkan isi lewat tulisan. So, bacaan terbaik di dunia dan mendapat pahala serta manfaat yang bisa menjadi bekal dan pedoman hidup, adalah membaca Al-Qur'an.

Banyumas, 01 Mei 2017
Pagi menjelang siang setelah menghapus beberapa grup dan akun yang mengikat diri.



Sabtu, 15 April 2017

Frozen Food

Sering bingung gak sih, mam..
Kalau hujan, sikecil rewel minta makan. Di kulkas, ga ada persediaan makanan. Mo keluar, males banget.

Saya sering banget. Pengen nyetok frozen Food tapi was-was juga. Gimana ga?? Frozen Food yang di jual di pasaran itu, banyak mengandung pengawet sintesis. Itu lho, pengawet kimia. Alih-alih, bikin hidup ga ribet.. Malah tambah ribet.

Nih ya, klo kita sering mengkonsumsi makanan berpengawet kimia, efek buat tubuh kita gak baik. Duh, lupa nih kasih link artikelnya. Intinya sih, kalo kita bisa menghindari mengapa harus memilih hanya karena terpaksa.

Trus, solusinya gimana???

Coba deh, cari frozen Food yang tidak memakai pengawet. Klo bisa, cari juga yang berbahan ikan segar.
Karena, ikan memiliki kandungan gizi yang baik dan sangat di perlukan tubuh. Omega 3 nya, bisa mencerdaskan otak. Woww banget ya.

Udah dulu ya, mungkin di lain hari lebih bisa menggali informasi lebih dalam tentang makanan-makanan yang bagus untuk tubuh dan enak untuk di nikmati.

Kalo ada salah kata atau apalah gitu, mohon di maafkan. Maklum, penulis menulis dalam keadaan lapar.

Yuzzi
==============================

Salimah Food, olahan berbahan ikan segar. Tanpa bahan pengawet dan low msg ( karena, msg juga baik bagi tubuh jika tidak berlebihan).

Untuk lebih jelas, bisa klik di www.salimahprimacita.com

Atau untuk wilayah Banyumas dan sekitarnya bisa menghubungi
082298623918 dengan
Mama Dirga

Senin, 20 Maret 2017

SET KAMAR ANAK

"Wahh, set kamar anaknya bagus banget. Pasti harganya mahal?" celetuk salah 1 ibu - ibu pengajian yang datang menjenguk anak.

Saya Cuma tersenyum mendengar penuturan tersebut. Bingung mau menjawab apa.

Membuat anak nyaman tidur di kamar sendiri, adalah hak anak. Setiap orang tua berkewajiban memberikan yang terbaik. Senyaman mungkin.

Saya pernah baca di salah satu artikel, kualitas tidur anak sangat menentukan kecerdasannya. Wow, kebayang kan, berarti memberikan ruang tidur yang nyaman agar anak tidur dengan nyenyak itu menjadi sebuah alasan kita mendesain kamar anak seindah dan semenarik mungkin.

Kebahagiaan anak, tidak bisa diukur dengan materi. Namun, materi sangatlah di butuhkan agar kebahagiaan terwujud. Itulah sebab, seorang ayah rela bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.

Akan tetapi, jangan salah pilih menentukan pilihan yang tepat untuk mewujudkan impian tersebut.
Jangan juga bingung mencarinya.

PRATAMA FURNITURE  salah satu jasa interior yang tepat untuk anda. Mulai dari dipan, meja kantor, kitchen set, set kamar anak cowo/cewe... Kami siap membantu. Motto kami, pelanggan puas, kami senang. Untuk yang berminat atau mau tanya-tanya dulu, boleh. Langsung aja hubungi BP. HERY PRATAMA di no Hp. 081329064845

Senin, 13 Februari 2017

KEHILANGAN

Beberapa waktu lalu, saat hendak berbelanja ke tukang sayur depan masjid, Saya mendapati uang di kantong celana tidak ada. Kaget. Itulah reaksi saya pertama kali.

Dengan segala daya upaya dan sisa-sisa energi yang ada. Maklum, saya berbelanja mengendarai sepeda. Kebayang kan capek ya. Ups.

Saya berusaha untuk bersikap biasa. Seolah-olah tidak ada yang hilang. Untunglah, kantong sebelah kiri masih terselip selembar uang sepuluh ribuan. Alhasil, sambil berfikir keras meratapi uang seratus ribuan yang lenyap tak berbekas saya berbelanja tidak melebihi sepuluh ribu.

Awalnya, masih menenangkan hati. Mungkin, uang nya ketinggalan di rumah. Dengan rasa tak sabar, ingin secepatnya sampai rumah agar tidak menambah penasaran di hati.

Allah..

Benar. Aku sekarang yakin, uangku hilang. Ada sesuatu yang tidak bisa di ungkapkan. Badan lemes. Penyesalan dan untaian kalimat 'andai' memenuhi semua ruang gerak yang masuk di fikiran.

Padahal Cuma selembar ratusan ribu. Selembar. Harusnya tidak jadi masalah kan. Toh, tidak membuat harta berkurang.

Namun, seminggu berlalu. Kenangan akan kehilangan uang seratus ribu itu, masih tidak juga lepas. Duh, apa yang salah? Inikah tanda cinta dunia?

Jawabannya iya. Saya terlalu dan teramat sangat mencintai uang, yang notabene bisa dicari.

Saya lupa, kebahagiaan tidak diukur dari seberapa banyak uang yang di punya. Lalu, mengapa harus bersedih hanya karena selembar uang. Uang yang tidak akan di bawa mati.

Saya berusaha untuk ikhlas. Ikhlas akan sikap saya yang ceroboh. Ikhlas atas apa yang sudah hilang.