Sabtu, 16 April 2016

Bangsal Melati

Lift terbuka. Kaki tampak enggan melangkah, hati coba berontak.
"Ini demi anakku, harus berani" pikir Sisi tak putus bibir mengucap zikir.
Dia berusaha tidak mengingat cerita-cerita yang membuatnya merinding.

"Akhirnya, sampai juga." batin sisi saat lift kembali terbuka.

Kali ke 6 Garda menginap di bangsal Melati, ruang rawat inap untuk pasien anak di RSUD Bekasi.
Berbekal pengalaman sebelumnya, Sisi tampak tak canggung.

"Sudah lama ya, gak ketemu Garda?!" Ujar Suster Tia. "Kapan Mam, terakhir opname?" lanjutnya.

"Iya Sus. Pas banget April ini setahun." jawab Sisi tak lepas mengusap Garda, yang tertidur pulas.

Cukup banyak yang berubah kurun waktu setahun. Selain penambahan bed di tiap ruang, penjagaan pun begitu ketat.

Pintu penghubung lantai, tidak sebebas dulu. Jalur tikus, tak jauh beda. Pengunjung serta keluarga pasien mau tak mau harus  menggunakan jalur tengah. Dua pilihan. Tangga atau elevator. Jarak yang cukup jauh untuk sampai ke lobby depan.

***

"Sakit apa Bu, anaknya??" tanya seorang Ibu.

"Panas udah 2 hari.." jawab Sisi.

"Sama dunk, si Rasya juga panas. Takut kena DBD." "Makanya cepet-cepet dibawa kesini." Ibu yang lain menimpali.

Ramai. Sudah biasa. Bangsal Melati kelas 3. Satu ruangan yang tidak cukup besar, dengan 5 ranjang.

Bagi Sisi, tidak masalah. Dia justru senang. Bisa berbagi cerita, mengenal orang - orang baru. Kesedihan sedikit tersisih. Tak jarang, tawa renyah terdengar bagai obat penawar luka.







Senin, 11 April 2016

Ada Apa Dengan Plastik

"Trus, kalo gak pake plastik mo dibawa pake apa belanjaan gua!!" Minah melotot ke arah kasir.

Si Kasir menjelaskan tentang kebijakan pemerintah mengurangi limbah plastik. Jadi, jika menggunakan kantong plastik dikenakan biaya Rp 200/kantong.

Perdebatan Mereka mengundang perhatian pelanggan lain. Diantara Mereka, ada yang berujar :
"Yaudah sih, bayar aja. Toh, cuma 200 perak."

Menurut Minah, bukan soal uang 200. Tapi, kalau ini program pemerintah berarti harus didukung. Ide Minah muncul, ketika melihat tumpukan keranjang di depan kasir. Minah ambil satu keranjang dan memasukkan barang belanjaannya sambil melangkah ke pintu keluar.
"Pinjem dulu, besok gua balikin!!"
Si kasir cuma bisa melongo.