Minggu, 30 April 2017

Konsisten

Menjadi orang konsisten itu tidak selalu mudah. Ada banyak hal yang harus di korbankan.

Sudah lebih dari satu tahun, saya senang dengan menulis. Walaupun Menulis bukanlah hal yang baru bagi saya, akan tetapi masih banyak hal-hal yang harus saya gali dan pelajari.

Saya pernah menginvestasikan beberapa lembar uang, hanya untuk belajar cara menulis yang benar. Investasi itu, bukan sekali atau dua kali. Bahkan berkali-kali, jika saya merasa kemampuan saya belum cukup.

Beberapa bulan belakangan ini, saya mulai jenuh dengan tulisan. Saya melirik bisnis online. Dalam satu waktu, saya masuk kedalam 2 bisnis online. Ya, walaupun 2 bisnis itu berbeda. Satu kosmetik dan yang satunya makanan.

Dari bisnis online ini saya juga belajar banyak. Bahwa, apapun yang kita lakukan tidak boleh setengah-setengah.

Saya merogoh kantong lebih dalam untuk dua bisnis online saya tersebut. Beberapa lembar uang melayang.

Bukan, bukan karena nominal uang. Saya belajar mengerti,  mencoba memahami tentang arti kerja keras dan konsisten.

Ternyata, dalam bisnis online pun saya dihadapkan pada pilihan tentang tulisan. Bagaimana cara saya menjual produk lewat tulisan.

Konsisten itu penting sekali. Saya mulai gamang. Entahlah, apa yang benar-benar diinginkan.

Kembali, saya mulai membaca selembar kertas yang terpajang di dinding kamar. Tentang pertama kali, saya belajar menulis.

Satu hal yang baru saya pahami. Bacalah dulu, lalu tuliskan.. Baca dan baca lagi.. Tuliskan.

Apalagi, kurang dari 1 bulan ini ramadhan di depan mata. Apa yang sudah saya siapkan??

Konsisten. Konsistensi untuk terus membaca. Membaca apapun, agar bisa menuangkan isi lewat tulisan. So, bacaan terbaik di dunia dan mendapat pahala serta manfaat yang bisa menjadi bekal dan pedoman hidup, adalah membaca Al-Qur'an.

Banyumas, 01 Mei 2017
Pagi menjelang siang setelah menghapus beberapa grup dan akun yang mengikat diri.



Sabtu, 15 April 2017

Frozen Food

Sering bingung gak sih, mam..
Kalau hujan, sikecil rewel minta makan. Di kulkas, ga ada persediaan makanan. Mo keluar, males banget.

Saya sering banget. Pengen nyetok frozen Food tapi was-was juga. Gimana ga?? Frozen Food yang di jual di pasaran itu, banyak mengandung pengawet sintesis. Itu lho, pengawet kimia. Alih-alih, bikin hidup ga ribet.. Malah tambah ribet.

Nih ya, klo kita sering mengkonsumsi makanan berpengawet kimia, efek buat tubuh kita gak baik. Duh, lupa nih kasih link artikelnya. Intinya sih, kalo kita bisa menghindari mengapa harus memilih hanya karena terpaksa.

Trus, solusinya gimana???

Coba deh, cari frozen Food yang tidak memakai pengawet. Klo bisa, cari juga yang berbahan ikan segar.
Karena, ikan memiliki kandungan gizi yang baik dan sangat di perlukan tubuh. Omega 3 nya, bisa mencerdaskan otak. Woww banget ya.

Udah dulu ya, mungkin di lain hari lebih bisa menggali informasi lebih dalam tentang makanan-makanan yang bagus untuk tubuh dan enak untuk di nikmati.

Kalo ada salah kata atau apalah gitu, mohon di maafkan. Maklum, penulis menulis dalam keadaan lapar.

Yuzzi
==============================

Salimah Food, olahan berbahan ikan segar. Tanpa bahan pengawet dan low msg ( karena, msg juga baik bagi tubuh jika tidak berlebihan).

Untuk lebih jelas, bisa klik di www.salimahprimacita.com

Atau untuk wilayah Banyumas dan sekitarnya bisa menghubungi
082298623918 dengan
Mama Dirga